Sunday, 20 August 2017

2 Hal yang Mengubah Hidup Saya Bulan Ini





Bagi orang seperti saya, yang seumur hidup hampir selalu berantakan, sepertinya memiliki rumah yang rapih hanya akan menjadi mimpi siang bolong saja. Apalagi hal itu didukung hasil penelitian bahwa orang yang berantakan itu adalah orang kreatif, calon orang sukses, dan lain sebagainya sehingga makin menjadi-jadilah kemalasan untuk membereskan rumah. Namun pada suatu hari, saya mulai merasa hidup saya berubah!

Sumber gambar: buzzfeed

Semuanya berawal ketika saya merasa perlu skincare baru lalu mulai blogwalking mencari review tentang produk skincare yang bagus tapi harganya terjangkau. Setelah membaca berbagai review, selanjutnya saya mulai mencari produknya di beberapa marketplace untuk mencari harga terbaik. Lalu keberuntungan membawa saya pada sebuah aplikasi yang khusus menjual barang preloved dan original, Prelo. Setelah dibandingkan dengan harga di marketplace lain, harga yang ditawarkan penjual di Prelo ini jauuuuh lebih murah, padahal kondisi barangnya masih baru. Segera saja saya klik tanda love di foto produknya untuk memasukkan produk ini ke lovelist saya, lalu menghubungi penjual untuk menanyakan stok dan tawar menawar harga. Tawar menawar di marketplace, memangnya bisa? Yap, nampaknya penggagas Prelo mengamati dengan teliti kebiasaan tawar menawar yang menjadi nafas di pasar tradisional kita, sehingga merekapun mengadopsinya dalam bentuk baru di aplikasi. Ketika sudah tercapai kesepakatan harga, maka harga barang akan otomatis terpotong sesuai harga baru hasil tawar menawar tadi. Singkat kata, lovelist pertama saya telah jatuh ke pelukan dengan harga menakjubkan.


Sambil menyelam sambil minum air, begitulah sambil saya mencari barang yang benar-benar saya perlukan, saya juga cuci mata dong di Prelo. Prelo ternyata lengkap dan mudah diakses, barang-barang dikelompokkan dalam 9 kategori agar kita mudah mencari barang sesuai jenisnya. Start up yang dibangun sejak tahun 2015 di Bandung ini mengusung gagasan berbelanja sambil menjaga lingkungan dengan moto 3R [reduce, reuse, recycle]. Prelo menjadi wadah bagi  pemilik barang bekas untuk memajang barang preloved berkualitas dan original dengan harga ramah. Barang-barang bekas ini bukan sekedar barang tak terpakai tapi barang yang penuh kenangan, pernah disayang-sayang, dan mungkin sangat berat untuk dilepaskan, maka tak berlebihan rasanya jika kemudian istilah ‘preloved’ disematkan pada barang-barang ini. Makanya tak heran, Prelo bertaburan barang preloved dengan harga menggiurkan dan saya dengan senang hati memasukkan semuanya ke dalam lovelist saya untuk memudahkan saya menemukannya lagi nanti ketika membutuhkan barang-barang tersebut.
Meskipun belanja online sangat praktis, mudah, dan harganyapun terjangkau, tapi itu tak boleh menjadi alasan bagi kita untuk berbelanja secara membabi buta. Kita tetap harus menjadi pembeli cerdas, membeli hanya apa yang benar-benar kita perlukan atau kita inginkan.


Menemukan barang-barang impian itu seringkali seperti menemukan jodoh: penuh lika-liku, mencari kesana kemari nggak ketemu lalu putus asa, tapi tahu-tahu malah menemukannya di tempat tak terduga. Seolah-olah semesta sudah memberikan magnet-magnet khusus untuk mempertemukan 2 hal yang terpisah dengan cara yang unik. Jadi ketika blogwalking mencari review skincare, nggak sengaja saya baca sebuah artikel tentang KonMari, yaitu seni beres-beres dan merapikan ala Jepang yang konon katanya telah merubah hidup jutaan orang. Sebagai messy-person yang ingin berubah, tentu saya tertarik. Sayapun mencari tau lebih lanjut tentang metode KonMarie dan bukunya yang berjudul “the life-changing magic of tidying-up” sambil berharap mimpi siang bolong saya terwujud. Membaca artikel tentang metode KonMarie ini membuat mindset saya berubah, ternyata bebenah rumah bukan hanya tentang bagaimana menyimpan barang dan membuang barang yang tak diperlukan, tapi sekaligus juga membantu kita menata kekhawatiran, berdamai dengan kenangan dan masa lalu, serta berani menghadapi keberantakan yang terjadi karena kesalahan-kesalahan kita sebelumnya.

Metode KonMari dari makespace


Pada akhirnya, saya sadar bahwa rumah rapih tak bisa hanya dicapai dengan cara membaca buku dan merenungkannya, tapi harus segera dipraktekkan. Sesuai dengan prinsip yang dijelaskan di buku bahwa untuk merapikan rumah mesti dilakukan per jenis barang, bukan per lokasi, jadi sayapun memilih untuk merapikan baju saya terlebih dahulu. Kenapa baju-baju? Karena di titik inilah saya seringkali kalap berbelanja dan tak semuanya bisa dipakai dengan nyaman sehingga banyak sekali yang terlipat rapih tanpa tersentuh selama berbulan-bulan. Saya juga sangat suka pada motif-motif kain, jadi kadang saya membeli baju hanya karena motifnya lucu, meskipun ukurannya nggak pas atau modelnya nggak terlalu suka dan pada akhirnya baju-baju inipun tetap tersimpan lengkap dengan tag masih menggantung.

Memilah baju untuk disimpan secukupnya dan direlakan selebihnya adalah sesuatu yang tidak mudah karena setiap baju punya kenangan tersendiri, apalagi untuk motif tertentu yang untuk mendapatkannya harus rebutan di sebuah onlineshop. Wah, harus menguatkan hati! Tapi saya ikuti juga petunjuk metode KonMari untuk memegang setiap baju dan memastikan apakah baju tersebut benar-benar terpakai atau benar-benar pantas disimpan? Jika tidak, maka taruhlah di tumpukan baju yang siap dilego.
Baju-baju sudah terkumpul dan siap disortir, lalu akan dikemanakan? Lagi-lagi keberuntungan membawa saya pada Prelo. Iya, aplikasi jual beli yang kemarin membantu saya mendapatkan lovelist, ternyata kali ini akan membantu saya mengurangi isi lemari. Setelah disimak, cara berjualannya mudah banget lho



Kenapa pilih Prelo sih? Prelo memang dibuat untuk mempermudah jual beli barang preloved. Jual beli barang preloved dengan barang baru itu menurut saya beda banget lho nuansanya. Beli barang baru ya gitu, kita beli sesuai harga pasaran dan kualitas standar merk tertentu yang sudah kita tahu sebelumnya. Nah, ketika kita membeli barang preloved maka kita belajar menakar ekspektasi dan menyejajarkan kualitas barang dengan harga yang ditawarkan. Seringkali kita akan menemukan barang dengan kualitas “seperti baru” atau “baguuus banget” dengan harga yang sangat ramah, dan rasanya itu seperti nemu harta karun! 



Prelo adalah aplikasi untuk siapa saja, paling tidak ada 8 kelompok yang diuntungkan dengan adanya Prelo, yaitu:

  1. Mereka yang ingin merapikan rumah
Meskipun termasuk messy-person, tapi saya percaya kalo suasana rumah yang rapih itu berpengaruh positif pada penghuninya. Setelah bebenah rumah, kita akan menemukan setumpuk barang tak terpakai yang masih sangat bagus kondisinya. Mau dikemanakan barang-barang sebanyak itu? Ada sepatu yang masih bagus, ada selimut bayi yang masih disayang, ada kosmetik yang dipakai hanya sekali untuk acara spesial, ada souvenir dan hadiah yang belum dibuka dari plastik pembungkusnya, Prelo-in aja! 

  1. Mereka yang ingin belanja murah
Barang preloved yang dijual di Prelo sudah dipastikan dalam keadaan baik, bahkan ada juga barang new with tag, yang dijual dengan harga sangat ramah kantong. Bagi kita yang berbelanja mencari yang termurah, bisa gunakan feature Prelo “mencari harga terendah” dan silakan pilih yang paling sesuai dengan budget. Saya sudah membuktikan, serum Bioderma yang harga barunya 380rb [ini harga paling murah di beberapa marketplace yang sudah saya telusuri], saya dapatkan dengan harga 125rb saja di Prelo, free ongkir lagi.

  1. Mereka yang mencari modal tambahan
Ketika perlu tambahan modal, coba cek sekeliling rumah, tumpukan baju di lemari, kotak-kotak yang jarang kita buka, atau rak berisi barang kesayangan. Seringkali kita lupa pernah menyimpan ini itu karena sayang mau dipake dan pada akhirnya baju anak udah kekecilan, sepatu jadi kesempitan, buku lupa dibaca dan lain sebagainya. Merekalah sumber modal baru: Prelo-in aja!

  1. Mereka yang peduli lingkungan
Menggunakan barang bekas berarti kita ikut memperpanjang masa pakai  sekaligus mengurangi potensi sampah bumi. Setiap lembar kertas, setiap helai kaos, setiap mainan anak, dan setiap benda yang kita pakai sehari-hari dibuat dengan proses panjang yang seringkali tak ramah lingkungan. Belum lagi sumber daya alam yang dipakai untuk menghasilkan benda-benda tersebut. Dengan menjual dan membeli barang di Prelo, kita ikut mengkampanyekan 3R [reduce, reuse, recycle].

  1. Mereka yang ingin beramal
Erupsi gunung berapi di Sinabung, banjir di Belitung, dan kebakaran disana sini, kita ingin membantu tapi tak punya uang cash. Ada sih tas selempang yang masih layak pakai, selusin lipstick dan mascara yang belum pernah dipakai sekalipun, tapi itu kan nggak mungkin disumbangkan. Prelo-in aja dulu. Jika barang kita sudah laku, uangnya bisa kita sumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.

  1. Mereka yang mengutamakan kualitas dan kepuasan berbelanja
Kadang orang menghindari membeli barang second karena khawatir barangnya tak sesuai dengan ekspektasi. Tapi di Prelo, ada jaminan transaksi dilakukan dengan aman, ada masa garansi untuk memastikan barang yang diterima pembeli sesuai dengan kondisi yang tertera di aplikasi, dan jaminan bahwa barang yang dijual adalah barang autentik.

  1. Mereka yang nggak mau panas-panasan belanja langsung ke toko/ pasar/ mall
Sudah bukan rahasia lagi bahwa cari parkiran di mall itu susahnya bikin mood drop sampai level terrendah. Belum lagi macetnya, belum lagi panas yang menghapus make up sempurnamu dengan hempasan keringat, dan lain-lain. Apalagi kalau yang kita cari adalah barang second, terbayang sulitnya kan? Untung saja ada Prelo, belanja barang bekas berkualitas tanpa perlu berpanas-panas.

  1. Mereka yang ingin mengasah keterampilan berjualan
Pernah denger orang bilang begini: aku nggak bakat dagang nih! Saya dulu termasuk orang yang selalu bilang begitu, tapi buktinya saat ini saya sudah hampir 8 tahun berjualan online dengan omzet yang lumayan buat jajan. Awal mulanya dulu hanya iseng menjual baju-baju bayi yang kekecilan dan ex kado. Karena bayi saya pas lahir udah gede badannya, jadi baju-baju newborn yang imut-imut itu nggak kepake, saya foto satu persatu dan dipajang di sebuah forum sharing. Nggak nyangka, baju-baju tersebut laku dalam hitungan jam. Bulan berikutnya, saya datang lagi ke toko yang menjual baju-baju tersebut untuk kulakan dan mulai membuka toko online. Begitulah, ternyata berdagang itu adalah seni yang bisa dipelajari. Dimulai dengan belajar menjawab pertanyaan dari pembeli dengan ramah dan informatif, memotret dan mendandani barang jualan agar menarik, menawarkan barang dagangan, hingga membuat konsep toko yang sesuai dengan passion kita, semuanya dapat dimulai dari belajar menjual barang preloved di Prelo.


Kalau kalian termasuk dalam salah satu kelompok tersebut, yuuk mulai gunakan Prelo. Jual beli barang bekas, aman, berkualitas!

Sunday, 13 August 2017

Jadi Makin Betah di Dapur dengan Desain Scandinavian


Sejak rajin berselancar di dunia maya mengenai gaya penataan rumah, saya langsung jatuh cinta pada gaya desain Scandinavian yang simple, natural, dan membuat ruangan terkesan lapang. Cocok sekali dengan kebutuhan kami yang memiliki rumah sangat strategis ini, mau kemana-mana dekat: ke toilet dekat, ke kamar mandi dekat, ke dapurpun cuma selangkah alias rumah mini hehehe. Desain Scandinavian yang berasal dari Eropa Timur ini mulai mendunia pada tahuan 1950-an dan terkenal dengan gaya desain yang
mengutamakan keindahan, fungsi, sekaligus keselarasan dengan alam.



Secara keseluruhan, rumah bergaya Scandinavian memang memancarkan kesan kehangatan sehingga siapapun yang memasukinya merasa “aah…. home sweet home”.

Koleksi Informa untuk melengkapi kebutuhan scandinavian design: Sofa daystar, meja elise, meja delta

Sofa ala Scandinavia yang cozy membuat semua anggota keluarga ingin selalu bergelayutan sambil mengobrol bersama. Meja ramping dengan tambahan laci penyimpan membuat rumah selalu rapih, sehingga anak-anak bebas bereksplorasi. Tambahan unsur tanaman hijau melengkapi kesan natural yang menenangkan jiwa. Rumah yang tertata dan nyaman ternyata memiliki efek terapiutik bagi penghuninya ya :)


Beberapa bulan lalu kami mencoba mengadopsi gaya Scandinavian untuk dapur mungil yang sedang dirombak. Dapur dan ruang makan dibuat menyatu tanpa sekat untuk memudahkan kami berinteraksi selama saya memasak. Meskipun tidak total, tapi dapatlah Scandinavian-look nya, ada pintu dan jendela kaca dengan bukaan lebar, cat dinding putih, lantai keramik bermotif kayu parket, dan furniture minimalis yang fungsional. Semuanya menimbulkan kesan terang dan lapang, pada siang hari kami tak perlu menyalakan lampu sehingga lebih hemat energi. 


Sejak awal kami sudah merencanakan untuk memasang lemari dapur yang besar agar bisa menyimpan segala macam peralatan dapur yang berantakan hehe. Dan saya sangat terbantu dengan lemari dapur Inova dari Informa ini. Desainnya simple, raknya kokoh, dan tempat penyimpananya pun luas.

 
Saya memesan lemari dapur ini 6 bulan yang lalu di store Informa di Living Plaza Bekasi. Sebelumnya, saya juga membandingkan beberapa produk lemari dapur dari seri-seri yang lain. Kegalauan saya terjawab dengan baik oleh Mas sales yang dengan sabar menjelaskan detail setiap produk yang saya tanyakan. Tiga hari setelah transaksi, barang diantar menggunakan mobil box Informa. Lalu tim pemasangan yang berjumlah 2 orang datang sehari kemudian. Pengiriman dan pemasangan yang profesional ini membuat saya tenang karena yakin barang akan sampai dengan selamat dan terpasang dengan aman. Oya, Informa juga memberikan garansi untuk produk-produknya, termasuk lemari dapur saya yang bergaransi 12 bulan. Mantaaab!

7 tahun yang lalu juga saya pernah beli rak dapur kecil dari Informa yang masih awet dan kokoh sampai sekarang. Begitu pula produk lain yang pernah kami beli, selalu berkualitas dan awet. Kadangkala, sebagai ibu-ibu yang gemar berhemat, saya tergiur tawaran harga murah dengan tampilan yang mirip dengan produk Informa, tapi setelah penggunaan beberapa lama, barulah terlihat bedanya mana yang benar-benar berkualitas.
Selain kualitas dan keawetan produknya, apalagi kelebihan berbelanja di Informa?



http://informa.co.id/id/informa-care/services/harga-terbaik

http://informa.co.id/id/informa-care/services/clean-care

http://informa.co.id/id/informa-care/services/kebijakan-biaya-pengiriman-instalasi-barang-customer

http://informa.co.id/id/informa-care/services/gratis-interior-design-service

http://informa.co.id/id/informa-care/services/furniture-protection

http://informa.co.id/id/informa-care/services/cicilan-0

http://informa.co.id/id/informa-care/membership/member-informa

http://informa.co.id/id/informa-care/services/jaminan-kepuasan-100

http://informa.co.id/id/informa-care/services/electronics-protection



Bulan Agustus ini ada banyak promo di ulang tahun ke-13 Informa, yang punya wishlist saatnya cek katalog promo di Informa app :)

Store Location Informa - Informa App
http://informa.co.id/id/events/informa-13th-anniversary-blog-writing-competition




[Menjelajah Museum] Berpetualang ke Masa Lalu di Museum Sangiran

Mudik lebaran 2017, kami sekeluarga menyempatkan diri mampir ke 2 museum purbakala yang kebetulan berada di jalur mudik. Meskipun tak merencanakan kunjungan, pada kenyataannya kami berbelok 25km dari jalan raya Solo-Ngawi pada saat perjalanan  perjalanan menuju Blitar untuk menemukan museum pertama: museum purbakala Sangiran yang ada di daerah Sragen. Sebelumnya, kami mendapatkan info bahwa di daerah Sangiran terdapat 4 kluster, tapi karena keterbatasan waktu, kami hanya mengunjungi satu kluster saja, yaitu kluster Krikilan yang merupakan pusat situs penggalian Sangiran. 

 
Jalan menuju museum Sangiran


Pintu gerbang Sangiran


Kami sampai di Museum Sangiran jam 3 sore, sementara jadwal buka museum hanya sampai pukul 4 sore sehingga kami ngebut menjelajahi 3 display area yang ada di museum purbakala Sangiran ini. Jalan masuk sejauh 25km berupa jalan yang hanya muat dilewati 2 mobil, sebagian jalan aspal dan sebagian lagi jalan cor dengan lubang di beberapa titik. Tapi perjalanan yang cukup jauh ini, terbayar sudah ketika menjelajahi museum yang sangat luas, kaya informasi, tertata baik, dan memiliki fasilitas sangat baik.



Di etalase sentuh, kita dapat menyentuh fosil asli dan merasakan kepurbaannya

 Bagi kami, kunjungan ke museum hampir selalu dilakukan untuk memanjakan anak lanang 7 tahun yang selalu penasaran dengan sejarah. Dan museum Sangiran sangat istimewa karena menyimpan ratusan fosil manusia purba, gajah purba, peralatan yang digunakan pada zaman purba, dan lain sebagainya. Sangat menarik untuk si 7 tahun yang bercita-cita jadi paleontolog dan hobi melakukan penggalian plus pencarian fossil di sekitar rumah hehe


Masjid yang berada di 'bawah' museum, menyajikan pemandangan indah


MUSEUM PURBAKALA SANGIRAN
Tiket masuk: Rp.3.500/ orang
Desa Krikilan, Kec. Kalijambe
Kab. Sragen, Jawa Tengah


Thursday, 20 October 2016

Berburu Kado Di Era Marketplace





Kado seringkali menjadi masalah yang rumit bagi banyak orang. Pastinya kado akan kita berikan untuk orang istimewa atau untuk perayaan istimewa jadi kita ingin kado yang istimewa, unik, bermanfaat, dan murah, iya kan? Disitulah masalahnya dimulai. Tiap kali undangan datang [ulang tahun, pernikahan, syukuran khitanan, kelahiran, dll], maka masalah klasik memilih kado itu akan terulang lagi. Saya sendiri termasuk orang yang tidak pintar memilih kado, biasanya memilih kado itu-itu saja yang penting bermanfaat hehe, tapi ada satu kisah tentang kado yang sangat berarti untuk saya.

2 tahun yang lalu laptop saya tiba-tiba mati. Padahal laptop itu yang saya pergunakan untuk berjualan online dan melakukan aktivitas online lainnya setiap hari, tanpa laptop itu maka toko online saya terancam libur dan entah berapa banyak order customer yang akan terbengkalai. Sayapun lantas bercerita pada suami tentang matinya si laptop kesayangan, tanpa pikir panjang suami mempersilakan saya untuk menggunakan laptopnya. Wah tentu saja saya senang, tapi bagaimana dengan pekerjaan suami di kantornya? Pekerjaan suami juga berpusat di laptopnya, tidak bisa tidak. Setelah berunding sebentar, suami menghubungi bagian IT di kantornya untuk menanyakan adakah laptop yang bisa dipinjam beberapa hari. Ternyata ada satu laptop senior yang bisalah dipakai walaupun perlu banyak-banyak bersabar karena lambat sekali kerjanya. Begitulah, selama sebulan suami mengalah memakai laptop senior yang seringkali macet demi agar saya bisa memakai laptop yang bagus dan cepat. Mungkin cuma hal kecil, tapi saya terharu banget, suami begitu mendukung dan memperhatikan kebutuhan sehari-hari saya. Mau mendengar keluh kesah dan membantu mencari solusi cepat yang paling tepat.

Kenapa tidak langsung beli baru saja? Karena ada prioritas lain yang lebih penting dan laptop baru belum ada di dalam list itu. Sampai pada suatu ketika suami mengirimkan pesan singkat berisi screen capture sebuah laptop berwarna merah maroon [seperti yang selalu saya inginkan] dengan kata pengantar “ada rejeki tambahan untuk laptop baru Bunda, pilih sendiri mana yang paling Bunda suka”. Waah… sambil tak henti bersyukur dan berterimakasih, sayapun mulai mencari berbagai tipe laptop yang bagus, sesuai kebutuhan, dan harganya terjangkau.


Mencari barang di toko online ternyata tidak gampang-gampang amat, kita sebagai pembeli harus tetap cerdas memilih. Satu barang dengan spesifikasi sama dijual dengan harga beragam dan selisihnya bisa mencapai 1 juta, lumayan banget kan? 

Ada beberapa list yang biasa saya pakai untuk memilih toko dan barang yang akan saya beli secara online, yaitu:

  1. Cek harga: selalu bandingkan harga dengan toko sebelah, baik online maupun offline. Saat ini toko-toko besar telah memiliki katalog online sehingga memudahkan kita mencari tahu harga yang wajar. Jangan sampai terkecoh pada judul “diskon 70%” tapi harga awal sudah di mark up ya, sama saja bohong hehe
  2. Cek rating untuk produk dan toko untuk memastikan kualitas layanannya
Pembelian online seringkali hanya berdasarkan rasa saling percaya antara pembeli dan penjual, maka jadilah pembeli yang cerdas. Jika kita sudah terbiasa memakai suatu merk, maka kita pasti tau kualitasnya. Akan tetapi jika itu adalah barang yang masih asing, pastikan mengecek rating atau kualitas barang dan pastikan tokonya memang toko yang terpercaya.
  1. Cek informasi mengenai kondisi barang, kelengkapan, keaslian, garansi, tanggal kadaluarsa, dll
Pastikan sudah membaca informasi lengkap barang yang akan kita beli, jika toko belum mencantumkannya maka tanyakan sedetail mungkin. Jangan sampai salah membeli tipe barang sehingga tidak compatible dengan barang yang telah kita miliki. Pastikan juga barang tersebut asli, bergaransi, dan lengkap sesuai spesifikasi dari pabrik [untuk barang elektronik, peralatan rumah tangga, jam/ sepatu mahal, dst].
  1. Cek cara transaksi dan pengiriman
Transaksi bisa dilanjutkan setelah kita memeriksa cara transaksi, apakah aman dan terpercaya [misalnya dengan rekening bersama atau ada testimoni dari pembeli lainnya tentang toko tersebut]. Cek juga informasi pengiriman agar kita tidak kesal menunggu pengiriman yang lama [ada beberapa barang yang akan dikirim dalam jangka waktu lumayan lama, misalnya 2 minggu].

Setelah mengecek ke-4 hal di atas, sayapun memilih sebuah laptop keluaran HP sebagai ‘kado’ untuk menggantikan laptop lama yang telah pensiun.  Sehari kemudian, laptop itu diantar ke kantor suami dengan selamat. Begitulah, kado berupa laptop merah itu masih saya pakai untuk mengetik postingan ini dan menjadi saksi betapa besarnya dukungan suami untuk saya. 

Cerita di atas bisa menjadi contoh kalau-kalau sedang ada yang kebingungan memilih kado untuk pasangan atau orang-orang tersayang: perhatikan apa yang sedang dibutuhkannya, kalau perlu tanyakan langsung agar kado yang kita berikan memberikan manfaat maksimal. Memberikan kado itu adalah sebuah seni, selain memberikan benda juga sekaligus menunjukkan bahwa kita peka terhadap kebutuhan orang-orang tersayang, ada nilai emosional yang menyertainya. Kado tak harus selalu mahal, yang penting sesuai dengan selera dan kebutuhan orang yang akan menerimanya.
 
Beberapa hal yang bisa kita jadikan patokan untuk memilih kado antara lain:
  1. Hobi atau minat
Hobi merupakan sesuatu penting, tempat kita bisa mengekspresikan diri. Memberikan kado yang berkaitan dengan hobinya membuat si dia merasa kita memperhatikan, menghargai, dan terlibat langsung dalam kehidupannya. Untuk istri yang suka memasak, kado mixer atau cetakan cookies yang lucu pasti sangat menyenangkan. Untuk suami yang selalu memperhatikan penampilannya, hadiah berupa parfum atau kemeja pasti sangat berkesan.

Mixer untuk dia yang hobi masak [sumber lazada]


  1. Sesuatu yang diperlukan
Mungkin sekali waktu kita melihat orangtua kita sering khawatir dengan kesehatannya, maka alat cek kesehatan mandiri pasti sangat berguna untuk mereka. Atau ketika musim hujan datang, kado berupa payung atau jas hujan pasti akan bermanfaat sekali, meskipun harganya tak seberapa akan digunakan terus oleh orang tersayang.

Alat cek kesehatan, kado yang berguna untuk orang tua tercinta [sumber lazada]


  1. Sesuatu yang disukai banyak orang
Dress yang simple dengan warna netral pasti disukai semua perempuan dan dompet kulit dengan desain elegan pasti disukai semua pria. Coba saja!

Black dress pasti memikat hatinya [sumber lazada]
Dompet kulit elegan [sumber lazada]



  1. Personalized/ costumized gift
Barang yang dibuat khusus sesuai keinginan/ kebutuhan kita pastilah istimewa meskipun harganya murah. Misalnya, bantal atau jam dinding dengan ukiran namanya akan terus dikenang sampai akhir masa :D

Petualangan berburu kado saat ini tentu tak semelelahkan pada masa dulu karena sekarang kita bisa lebih mudah mencari berbagai macam pilihan kado melalui internet. Disana ada ribuan toko online dan marketplace yang menyediakan jutaan jenis barang yang bisa kita jadikan kado. Salah satu marketplace favorit saya adalah Lazada, disini saya pernah beli laptop, lensa kamera, alat kesehatan, hingga underwear. Setelah survey di berbagai toko online lainnya, harganya memang paling murah, ada garansi, free ongkos kirim [untuk daerah tertentu], dan selalu ada promo menarik atau voucher diskon.

Bicara tentang promo dan voucher diskon, jadi ingat EXCITE. Situs ini mempermudah kita mencari barang yang kita perlukan karena telah terhubung dengan belasan marketplace besar di Indonesia, jadi jaminan dapat harga termurah. Selain itu, ada beberapa keuntungan lain yang diberikan Excite ini, yaitu: pertama, promo kupon dan voucher diskon yang bisa dipakai di banyak marketplace. Kedua, kita bisa dapat cash back point untuk setiap transaksi dari partner yang bekerja sama dengan Excite Shop, point ini bisa ditukar dengan produk dan hadiah menarik. Jadi triple deh untungnya.


Salah satu partner Excite adalah Lazada. Yang sedang mencari-cari kado istimewa dengan harga istimewa coba cek promo Lazada di Excite selama bulan Oktober ini. Ada banyak penawaran menarik dari Excite untuk berbelanja ribuan produk di Lazada. Selain lazada, Excite juga bekerjasama dengan situs belanja fashion, gadget dan elektronik, kosmetik, layanan tiket dan hotel, keperluan bayi dan anak, perlengkapan olahraga dan hobi, hingga perlengkapan rumah tangga. Excite shop rajin mengupdate promo dan diskon dari berbagai marketplace jadi kita nggak usah susah-susah membuka satu persatu marketplace-nya, tinggal buka satu situs saja sudah lengkap informasi promo, diskon, hingga perbandingan harga termurah.

Begitulah perkembangan teknologi telah merubah banyak hal dalam kehidupan kita, termasuk cara berburu kado. Keberadaan marketplace bisa mempermudah kita menemukan kado yang paling tepat untuk orang-orang tersayang. Tapi satu hal yang harus kita ingat, bahwa kado tak harus selalu berbentuk barang [mahal], hal yang paling berharga di hari istimewanya adalah kehadiran kita. 

*** Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition yang diselenggarakan oleh Excite Shop